Apollo Tak Mendarat di Bulan: Proyek Hoax Rp 2000 Triliun

Dear temansss… Benarkah manusia pernah mendarat di bulan? Atau sebenarnya cuma rekaman video yang dibuat di bumi untuk “menyelamatkan” proyek Rp 2.000 Triliun? Maree kita bahas secara obyektif berdasarkan fakta2 dan data2 yang kredibel. hahahahaa..

02 yournewswire com

1. Visi Negarawan

Proyek Apollo dimulai ketika panas2nya persaingan Perang Dingin, dekade 60an. AS tertinggal dari seterunya, Uni Soviet, dalam pengembangan teknologi aeronotika, yang erat kaitannya dengan supremasi teknologi militer.

Sebelumnya, Soviet telah berhasil mengirim hewan ke luar angkasa tahun 1951 (sumber: Nasa Aeronautics & Space Administration). Tahun 1956, Soviet berhasil menempatkan satelit pertama di luar angkasa (orbit bumi), yakni Sputnik.

(Yuri Gagarin, manusia pertama yang pergi ke angkasa luar)
(Yuri Gagarin, manusia pertama yang pergi ke angkasa luar)

12 April 1961, Soviet berhasil mengirim manusia pertama ke angkasa luar, yakni kosmonot Yuri Gagarin, dengan pesawat Vostok 1.

Hal itu tentu membuat AS panik. Sebulan kemudian, tanggal 25 Mei 1961 Presiden John F. Kennedy berpidato di depan Kongres, bahwa “kita akan mengirim manusia ke bulan pada akhir dekade ini(sumber: space.com).

(Pidato bersejarah JFK tentang misi ke bulan, Mei 1961)
(Pidato bersejarah JFK tentang misi ke bulan, Mei 1961)

2. Proyek Besar

Maka dimulailah proyek milaran dolar bernama “Apollo” (dewa pagan Yunani Kuno). Total proyek Apollo bernilai USD 25.4 miliar, atau senilai USD 150 miliar jika dihitung dengan nilai uang sekarang (sumber: The Telegraph). Dengan asumsi kurs dolar per-hari ini Rp 13.300,- maka total nilai proyek adalah sekitar Rp 2.000 Triliun.

05 pics-about-space com
Mega Proyek Apollo Mission, total senilai Rp 2000 T (uang sekarang)

Bisa dibayangkan berapa keuntungan yang diperoleh para kontraktor dan pegawai NASA. Ada 2000 triliun kepentingan dalam proyek tersebut.

3. Diambang Kegagalan

NASA, yang dipimpin mantan saintis NAZI Wernher von Braun, tentu berusaha maksimal agar program Apollo berhasil. Namun, persoalannya tidak sesederhana itu. Di bawah ini ada klip lucu tentang peluncuran roket yang gagal di era itu:

Hahahaha.. Kalo liat videonya tentu pada ketawa. Laporan resmi NASA, System Failure Case Study Details, melaporkan bahwa Neil Armstrong nyaris tewas ketika latihan misi Apollo gara2 Lunar Landing Research Vehicle (LLRV) meledak, setahun sebelum berangkat ke bulan. Untung dia sempat lompat terjun payung.

06 dailymail co uk
(Neil Armstong terjun payung akibat roketnya meledak, 6 Mei 1968. Foto dokumentasi NASA: spaceflight1.nasa.gov/gallery/images/apollo/apollo11/html/s68-31666.html)

Itu baru soal teknik mesin, belum lagi soal fakta astronomi. Pada ketinggian 2.000 s.d. 60.000 km dari permukaan bumi, terdapat medan radiasi yang disebut Van Allen Belt. Mahluk hidup tak akan bisa melewatinya dengan selamat, tanpa teknologi pelindung. Itu sebabnya, sampai sekarang pun semua satelit dan semua pesawat angkasa berawak berada pada Low Earth Orbit (di bawah 1000 km). Rata-rata satelit berada pada ketinggian 332 km (sumber: spacetoday.org). Yang paling tinggi Teleskop Hubble, ketinggian 596 km (sumber: hubblesite.org), hanya 1/700 jarak ke bulan.

Sebenarnya normal2 aja kalo program Apollo blm berhasil. Tenggat waktu 1 dekade yang ditetapkan JFK memang sangat mepet. Faktanya, tak ada pencapaian agung yang berhasil diraih pada upaya pertama.

Wright bersaudara butuh berapa kali gagal sebelum berhasil menerbangkan pesawat pertama. Upaya pendakian Mt. Everest yang pertama juga berakhir dengan kematian para pendaki. Thomas Edison melewati kegagalan berapa ratus kali sebelum berhasil menyalakan lampu pertama. Penempatan pertama teleskop Hubble di dekat bumi tahun 1990 pun berakhir dengan kegagalan kaca lensa, hingga harus dikirim misi perbaikan yang memakan biaya jutaan dolar.

Justru heran jika orang berhasil mendarat di bulan pada upaya pertama tahun 1969, yang jauh lebih kompleks dan jaraknya 700 kali lebih jauh dari Hubble yang gagal berfungsi pada upaya pertama tahun 1990.

Ketika itu, Nixon baru diangkat jadi Presiden bulan Januari 1969. Setelah pemerintahan sebelumnya menghabiskan bujet begitu besar untuk Apollo, sementara 7 bulan sebelum tenggat waktu pun LLRV Apollo masih meledak di lokasi eksperimen (8 Desember 1968), pemerintahan Nixon dan para petinggi NASA di bawah von Braun berada dalam tekanan besar. Seperti umumnya dalam dunia intelijen militer, bahkan di dunia manajemen modern pun, para eksekutif pasti punya Plan A/Plan B/Plan C.

abovetopsecret com
(Direktur NASA, Wernher von Braun, di lokasi syuting latihan Apollo 11 tahun 1969)

Opsi-opsinya:

Plan A: terus berusaha agar target waktu tercapai. Ini yang sudah dijalankan tapi belum tercapai di akhir dekade (1969) sesuai misi Kennedy.

Plan B: Mengakui bahwa misi belum berhasil dijalankan, yang berarti gagal memenangi superioritas Perang Dingin, dan risiko pengurangan bahkan penghentian bujet NASA oleh Kongres. Pilihan yang tentunya tak enak buat Nixon, yang baru beberapa bulan menjabat Presiden.

Plan C: Ibarat orang pegang kartu buruk, lantas poker face dan pasang taruhan tingggi (bluffing). Bikin rekaman video palsu seolah sukses berangkat ke bulan. Tujuannya? Memenangi superioritas teknologi Perang Dingin, meningkatkan popularitas Nixon yang baru beberapa bulan terpilih, dan meningkatkan bujet NASA yang profitnya besar itu (ada lima misi lagi setelah Apollo 11). Jackpot booosss, hahahahaha..

Kalo kita, orang normal, gak akan berani ambil Plan C itu. Gimana caranya nipu umat manusia sedunia?? Tapi Presiden Nixon bukan sekali dua kali menipu dunia. Dia jelas2 berbohong soal Vietnam, yang menewaskan ribuan tentara AS seperti yang diungkap di harian The Washington Post: “Nixon’s Big Lie.  Nixon pun terbukti melakukan dirty tricks lewat skandal Watergate.

07 amazon com
(Richard Nixon, Presiden penuh skandal)

Kita akan mengulas beberapa fakta yang tak terbantahkan bahwa pendaratan di bulan itu palsu.

4. Bukti-bukti yang Tak Terbantahkan… (klik halaman 2)

Advertisements

Kindly Leave a Comment Below:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s